EDUKASI COPYWRITING

Panduan lengkap belajar copywriting dari Pemula sampai Mahir

Zulfadhli Ashari

If you don't understand people, you don't understand business  -Simon Sinek

Panduan Copywriting Buyer persona

Source image : fabrikbrands.com

BAB 3: Memahami Product knowledge dan Buyer Personas

Product Knowledge

Siapapun penjual atau pemilik bisnis, rasanya wajib sekali untuk mengetahui product knowledge, terutama para penjual online, sales/ marketing, mengetahui dan memahami product knowledge adalah suatu kewajiban.

Apakah Anda pernah bertemu sales di jalan, atau penjual online, jika di tanyakan, mereka jawab tidak tahu? jika Anda temukan, berarti mereka tidak bekerja dengan profesional.

Jika Anda benar-benar mengetahui product knowledge dengan baik, Anda akan lebih mudah memasarkan atau menawarkan produk Anda, bahkan saya jamin, Anda kan lebih mudah membuat copywriitng, Karena bagian dasar dari membuat copywriting adalah Memahami Product knowledge & Buyer personas. Nanti kita bahas satu persatu ya.

Product knowledge adalah Segala informasi atau pemahaman tentang apapun yang menjadi objek penawaran. Seperti barang dan jasa yang akan ditawarkan ke konsumen.

Pasti sudah mengerti dong, ini mudah kok. Lanjut ya.

Suatu ketika saya masih dan pernah bekerja menjadi Instructional Design (eLearning) dan client saya banyak dari Perbankan, salah satunya adalah Bank Mandiri, saya mengerjakan proyek KUM (Kredit Usaha Mikro) dan KSM (Kredit Serbaguna Mikro) semua untuk UKM (Usaha kecil menengah)

Bayangkan, saya diberikan ratusan file penuh tebal berisi product knowledge tentang bagaimana menjalankan KUM dan KSM. Lalu saya ditugaskan untuk bertemu oleh sales Bank Mandiri yang sudah berpengalaman dengan Tim nya, mereka selalu berkata Product knowledge itu sangat penting, untuk menjelaskan kepada calon customer.

Bayangkan betapa pentingnya product knowledge.

Berjualan di online pun wajib mengerti product knowledge, contohnya pada saat saya pernah menjual herbal, saya mencari tentang bagaimana bahan-bahannya, siapa jasa kompetitornya, khasiatnya, manfaatnya, keuntungannya dll

Bagaimana cara mengetahui Produk deskripsi dari produk dan jasa Anda? oke sedikit saya rincikan ya, salah satu bagiannya yaitu:

Dengan cara membuat Dokumen di Ms word atau di Google Doc, dengan Nama "Produk/servis deskripsi - produk Anda atau Jasa Anda", coba buat lalu di simpan di dalam satu folder. Setelah itu coba jawab dan temukan keunikan dari produk yang Anda tawarkan, melalui pertanyaan sederhana ini:

  • Apa yang saya jual?
  • Apa keunikan atau hal yang spesial dari produk/jasa saya?
  • Siapa target marketnya?
  • Apa Manfaat dari produk/jasa yang saya tawarkan?
  • Mengapa mereka ingin membeli produk saya sekarang?
  • Siapa kompetitor terberat?

Dan masih banyak lagi, saya buatkan template khusus untuk Anda, silakan langsung download dari Google doc disini:

Download brand template copywriting imedukasi

Target Market (Buyer personas)

Jika sebelumnya saya mebahas bahwa Product knowledge itu sangat penting dalam dunia copywriting, maka Anda harus mengerti juga Target Market (target audience) atau Buyer Personas dari Produk/jasa Anda.

Buyer personas atau ciri-ciri calon pelanggan Anda adalah representasi fiktif umum dari Pelanggann ideal Anda. Jadi kita mengidentifikasi dan menggambarkan pelanggan ideal yang ingin kita tawarkan.

Tak kenal maka tak sayang, pribahasa jadul sampai sekarang masih kita ingat, tentunya Anda harus mengenal ciri-ciri calon pelanggan Anda, maka Anda akan mendapatkan pola ideal atau kebiasaan apa saja yang pelanggan Anda lakukan. Didalam copywriting sangat penting menggambarkan siapa target market Anda.

Bukan hanya membuat copywriting, kita juga bisa membuat konten, pengembangan produk dan segala hal yang berhubungan dengan pertumbuhan data pelanggan.

Mengapa Buyer Persona Sangat Penting untuk Bisnis Anda?
Karena Buyer Persona akan membantu Anda memahami pelanggan Anda (dan calon pelanggan) lebih dengan lebih baik. Hal ini akan mempermudah Anda menyesuaikan konten, pesan, pengembangan produk, dan layanan Anda sesuai kebutuhan, perilaku, dan perhatian khusus dari kelompok yang bermacam-macam.

Dalam pengelompokan Buyer persona ada yang positif dan negatif, biasanya yang positif adalah Orang-orang yang kemungkinan menjadi calon Pembeli dari produk Anda, dan yang negatif sebaliknya.

Misalkan produk Anda sekelas produk Lois Vuitton atau Supreme yang harganya selangit, kemungkinan orang-orang dengan gaji dibawah UMR menjadi Buyer persona negatif, yang kemungkinan besar tidak akan bisa membeli produk Anda.

Lalu bagaimana cara membuat Buyer persona?
Buyer persona dapat dibuat dengan melalui penelitian, survei dan wawancara target audiens Anda. Itu hal yang sangat umum dilakukan untuk membuat dan mengelompokan siapa Buyer persona Anda.

Namun Anda juga bisa membuat formulir yang ditempatkan di website Anda, disebut juga sebagai Opt-in dalam email marketing, saat membuat formulir gunakan form yang menanyakan tentang Buyer persona. Misalnya, Anda bisa masukan pilihan, apa posisi dalam perusahaan? berapa gaji dalam sebulan? perusahaan dengan berapa karyawan? dsb

Source image from mycustomer.com

 

Setelah Anda mengerti tentang Buyer persona/ Target Audience Anda, dipastikan akan memudahkan untuk memb uat content marketing, copywriting, Ads, dsb

Jika Merasa Website ini bermanfaat, Silakan di Share dengan senang hati

Silakan berkomentar friends :

Copyright @ 2017 All Right Reserved - imedukasi.com