MEMBANGUN JALUR PIPA KEKAYAAN

Paradigma kesabaran dan kegigihan yang membuahkan hasil

Hi, saya Zulfadhli Ashari ingin membagikan cerita bagaimana agar kita bekerja secara cerdas, dengan kesabaran, kegigihan dan kesungguhan bisa mengubah hasil berkali-lipat.

Cerita ini adalah cerita lama yang sangat Inspiratif dan di Era Digital sekarang banyak digunakan untuk membuat Marketing dan Sales FUNNEL.

Sebelum baca pastikan Anda persiapkan waktu dan tempat karena akan banyak keseruan disini dan akan membuka mindset mu dalam berbisnis.

Pada tahun 1801, Ada pria muda yang gigih sekali bernama PABLO dan BRUNO dua saudara sepupu yang tinggal di suatu lembah yang sangat sederhana. Keduanya adalah pemuda yang punya semangat tinggi, gigih, untuk maju meraih cita-citanya.

Dan mereka pun bermimpi dan berkhayal suatu saat akan menjadi orang terkaya di desanya. Maka mereka pun berencana dan berusaha sebisa mungkin untuk menjadi orang terkaya di desanya.

Pada suatu hari, ada kesempatan dari kepala desa, ia sedang mencari dua orang pemuda untuk membawa air dari sungai yang terletak di pinggir desa ke tempat penampungan air di tengah desa. Jaraknya lumayan jauh dan agak sulit untuk di jangkauh.

Pablo dan Bruno pun mengajukan diri, setelah mengajukan diri, akhirnya mereka beruntung sekali karena karena mendapatkan kesempatan untuk menjadi pengangkut air dari pinggir desa ke tempat penampungan air di tengah desa.

Kepala desa tersebut memberikan kesempatan ke mereka dan berkata "Terserah kamu memakai cara apapun yang penting kamu akan dibayar ketika memindahkan air tersebut ke tengah desa"

Kedua pemuda tersebut akhirnya memulai mengangkut air dengan menggunakan Ember, karena menurut mereka menggunakan ember adalah sesuatu cara yang sangat mudah dan memungkinkan.

Sepanjang hari mereka bolak-balik mengisi bak penampungan, Mereka digaji berdasarkan jumlah ember yang mereka bawa. "Wow, kita akan menjadi orang kaya!" Teriak Bruno dengan senang. Namun Pablo tidak merasakan hal seperti itu, ia tidak yakin jika menjadi kaya hanya mengangkut air, karena akan sangat lama dan lelah sekali.

Sesampainya dirumah ia merasakan punggungnya pegal-pegal, telapak tangannya nyeri karena lecet. Lalu Pablo berpikir bagaimana caranya supaya bisa megisi bak penampungan tanpa harus bolak-balik dan harus merasakan punggung pegal dan tangan nyeri.

Pablo tidak mau melakukan pekerjaan itu sepanjang hidupnya, ia mengajukan rencana kepada Bruno.

Apakah ide nya?

Disinilah jiwa Entrepreneur Pablo terbangun, dan ketika ada masalah disitulah para Entrepreneur mencari solusinya. Bekerja keras itu bagus dan harus, namun harus bekerja cerdas juga dan yuk lanjut cerita ini di halaman selanjutnya ...

Halaman selanjutnya

Copyright @ 2018 - imedukasi.com